source: Google
Betapa asyik dan indahnya dunia saat kita bisa melihat hal sekitar seliar imajinasi kita. Hal itu pasti akan sangat menyenangkan, lebih lagi saat kita mendapat teman yang sefrekuensi dan bisa diajak bermain, menyetujui banyak hal gila yang terlontar dari bibir kita. Seperti halnya dengan Jess yang hidupnya jadi berwarna setelah kedatangan Leslie di hidupnya.
SYNOPSYS
Semua bermula dari Jess Aarons (Josh Hutcherson) yang punya mimpi besar sebagai pelari. Dia tumbuh di keluarga yang lumayan besar dengan keempat saudara perempuannya. Keluarganya sangat sederhana dan sedang struggle dengan keuangan, sampai tidak bisa membelikannya sepatu baru untuk menggantikan sepatunya yang sudah amat usang.
Saat lomba lari tiba, tak disangka dia kalah telak oleh Leslie Burke (AnnaSophia Robb), murid baru yang bisa mengalahkan kecepatan larinya. Ia merasa sangat malu dan menghindari Leslie yang berusaha berkenalan dengannya. Berhubung di kelas dia tidak punya teman dan sering menjadi sasaran bully, dia kerap murung dan menggerutu. Namun justru karena itulah Leslie makin tertarik padanya.
Bus sekolah mereka berhenti di depan pelataran dekat rumah Jess sehingga Jess bersama adiknya May Belle (Bailee Madison) turun. Begitu melihat Leslie jalan di belakang mereka, Jess langsung menuduh jika gadis itu mengikutinya. Leslie mengelak dan terkuaklah jika rumah Leslie benar-benar berhadapan dengan rumah Jess. Lalu perlahan keduanya makin dekat, adu kemampuan berlari dan menemukan sungai kecil dengan tali tambang yang menjuntai tepat di atas sungai tersebut. Sungai itu menghalangi tanah yang tampak tak tersentuh dan misterius.
Memiliki jiwa petualang sekaligus otak penuh imajinasi, Leslie mengajak Jess menyeberangi sungai itu dengan cara berayun menggunakan tali tambang itu. Mereka ke sana, menjelajahi bagian demi bagian sampai akhirnya menemukan rumah pohon. Tempat itulah yang mereka gunakan sebagai markas yang mana keduanya selalu ke sana saat luang ataupun selepas pulang sekolah. Di tempat itu pula mereka berandai-andai akan adanya Terabithia, tempat di mana ada banyak monster dan makhluk yang terinspirasi dari orang-orang yang merundung mereka di sekolah.
Sejak saat itu hidup Jess lebih berwarna dan dia merasa punya teman yang mendukung dan menghiasi harinya. Leslie merubah banyak pandangannya soal kehidupan dan menjadi lebih ceria.
Suatu hari, Jess mendapat telepon dari gurunya Miss Edmunds (Zooey Deschanel) bila dia ditawarkan pergi ke museum bersama. Mendengar itu Jess senang dan segera pergi tanpa memikirkan atau mengajak Leslie. Namun ia tidak tahu bila Leslie tak akan muncul di hadapannya lagi.
MY OPINION
Film satu ini adalah rekomendasi dari teman saya, yang sialnya tidak memberi rambu-rambu bila film ini agak gelap dan menyesakkan. Sungguh mencengangkan dan di luar harapan. Kupikir akan menjadi film fantasi menyenangkan dan ringan, tapi rupanya... aku tidak sanggup.
Banyak sekali pesan moral dari film keluaran 2007 ini. Tentang bagaimana peran orang tua sepatutnya, bagaimana anak-anak harus didampingi saat bermain, pentingnya tidak menjadi egois dan selalu ingat teman, dan masih sangat banyak lagi.
Pasti film ini bukan menjadi film favoritku, tapi berhubung ending-nya cukup menggemaskan dan plotnya asyik dan cukup unik, ada nilai plus tersendiri untuk film karya Gábor Csupó satu ini.
Apresiasi untuk aktor Josh Hutcherson yang mana saat itu masih belia namun memainkan emosi putus asa dan depresi dengan sangat baik, tersampaikan ke penonton. Latar tempatnya juga menarik. Film fantasi dikemas dengan bumbu-bumbu gelap ala kehidupan.
Comments
Post a Comment