Cinema Spells | Review Film Jennifer's Body 2009: Ketika Film Horor Jadi Cult-Favorite Para Perempuan
![]() |
| Source: Wikipedia / Poster Official Jennifer's Body |
Bayangkan jika seorang wanita cantik dan menawan yang tengah berkencan bersamamu ternyata adalah seorang monster yang ingin melahap dan mencabik-cabik tubuhmu. Semua kengerian dan kebrutalan itu tersembunyi di balik paras paripurna dan badan impian semua wanita. Namun, entah kenapa film ini tidak menyeramkan sama sekali di mataku, atau bahkan di mata wanita-wanita lainnya.
Dendam, kecemburuan, serta toxic friendship yang dibungkus dengan visual para casting yang sangat juara. Begitu ikoniknya film ini sampai menjadi inspirasi music video Madison Beer di lagu Make You Mine yang sama addictive-nya.
SYNOPSIS
Film keluaran 2009 ini berkisah tentang Needy (Amanda Seyfried), gadis culun yang bersahabat dengan Jennifer (Megan Fox) sedari kecil. Sangat berkebalikan dengannya, Jennifer adalah gadis populer yang cantik dan mempunyai banyak teman. Entah apa yang membuat keduanya cocok, tapi persahabatan mereka begitu eratnya. Meski di satu sisi, Jennifer jauh lebih dominan dan sering mengatur Needy dalam banyak hal. Kasarnya gadis itu cukup menyetir hidup Needy.
Suatu hari, Jennifer entah kali yang keberapa berhasil memaksa Needy untuk pergi ke club bersamanya. Tujuan Jennifer ke sana adalah untuk menonton band indie Low Shoulder karena ia merasa tertarik dengan vokalis dari band itu. Setelah penampilan band selesai, tiba-tiba local bar itu terbakar. Api menjalar ke mana-mana sehingga Jennifer spontan kabur menyelamatkan diri dengan beberapa pria dari band indie itu. Ia lalu dibawa dengan mobil limosin mereka entah ke mana. Padahal Needy sudah memperingatinya agar tidak asal percaya dengan orang baru.
Keesokan harinya, sikap dan perilaku gadis populer itu berubah drastis. Tiba-tiba Jennifer muncul di kamar Needy dengan mulut yang berlumuran darah. Bahkan ia mencoba untuk memakan daging ayam mentah. Perilakunya begitu aneh, sempat ingin menggigit leher Needy tapi urung kemudian kabur entah ke mana. Setelah itu Jennifer jadi sering menghilang, tidak menghabiskan banyak waktu dengan Needy, tapi lebih banyak menyendiri. Namun penampilannya, kecantikan dan lekuk tubuhnya makin tersorot dan banyak yang mengidolakannya terutama para laki-laki.
Tak lama dari peristiwa terbakarnya local bar itu, mulai muncul rumor dan kasus-kasus kematian tak biasa. Anehnya, semua korbannya adalah lelaki yang tubuhnya ditemukan dalam keadaan tidak wajar. Termasuk Evan, kapten tim olahraga yang populer; Colin Gray, laki-laki goth; dan laki-laki lainnya. Jelas semua warga resah dan bertanya-tanya siapa atau makhluk apa yang melakukannya. Bahkan sampai tercetus desas-desus adanya hewan buas atau werewolf.
Siapa sangka rupanya dalang dari semua ini adalah Jennifer yang dirasuki oleh iblis sehingga dia selalu punya rasa haus atau lapar yang spesifik pada laki-laki muda saja. Sadar jika sahabatnya makhluk berbahaya yang bisa menghabiskan populasi laki-laki muda di kota mereka termasuk pacarnya sendiri, Needy berusaha menghadapi dan menahan perilaku Jennifer yang sudah meresahkan banyak orang. Sampai Needy bimbang karena ia harus memilih, mempertahankan sahabatnya atau harus menusuk dada Jennifer tepat di tempat kalung persahabatan mereka berada.
MY OPINION
Memang genre film ini adalah Horror, akan tetapi begitu menarik dan ringan untuk disaksikan. Banyak line menarik, terutama dari tokoh Jennifer:
"Boys are just placeholders—they come and they go."
Quote ini cukup viral dan menjadi scene edit TikTok—termasuk alasan aku tertarik untuk menonton film satu ini. (Bukan karena aku man haters yaa, tapi line itu sangat iconic dan aku ingin mengerti kenapa tokoh Jennifer bisa mencetuskan kata-kata itu.
Mungkin alasan utama kenapa banyak wanita menyukai film satu ini karena Comedy-nya lebih terasa daripada Horror-nya. Lebih lagi tokoh Jennifer ini bentuk nyata dari dark-feminism yang entah kenapa terlihat begitu powerful dan inspirational. Terutama di tahun 2000-an memang lagi maraknya film-film dengan MC strong powerful woman yang membuat para feminis makin semangat dan menggebu-gebu menyebarluaskan ideologi mereka.
Untuk kalian yang tertarik untuk menonton Comedy Horror dengan visual yang juara karena ada Megan Fox, Amanda Seyfried, ataupun inspo fashion gothic ikonik khas tahun 2000-an, tapi masih ingin menonton film yang memiliki nilai persahabatan serta plot dengan pace yang cukup cepat—pasti kalian akan suka dengan film berdurasi 102 menit ini.
Worth to watch!

Comments
Post a Comment